Rabu, 18 Maret 2015

Warga AS Diusir dari Korea Selatan karena Memuji Korea Utara


SEOUL - Seorang perempuan Amerika Serikat keturunan Korea, yang diperiksa pihak berwenang Korea Selatan karena memberikan keterangan bagus bagi Korea Utara, dipulangkan ke Amerika Serikat, kata pejabat di Seoul, Senin (12/1/2015).

Shin Eun-mi, warga Amerika Serikat kelahiran Korea Selatan, yang datang ke Korea Selatan pada tahun lalu sebagai wisatawan, memberikan tanggapan bagus tentang kehidupan di Korea Utara dalam pidatonya di seluruh penjuru negeri gingseng itu, serta melalui unggahan dalam jaringan.

Dia juga menyalahkan media Korea Selatan karena mendorong pengucilan warga dari kedua negara yang saling bersaing itu.

“Dia telah diminta untuk segera pergi karena melanggar undang-undang imigrasi dan Undang-Undang Keamanan Nasional,” kata seorang pejabat Kementerian Hukum, yang meminta tidak disebutkan namanya.

“Dia dibawa ke bandara dan diusir, serta dilarang untuk kembali masuk ke negara itu selama lima tahun ke depan,” menurut pejabat itu.

Shin terbang pada Sabtu. Kantor berita Yonhap mengatakan dia tiba di Los Angekes pada Sabtu waktu setempat.

Disebutkan bahwa perselisihan pecah di bandara antara para pendukung yang menyambutnya dan pihak yang menentangnya.

Undang-Undang Keamanan Nasional, yang diberlakukan setelah perpisahan dua Korea pada akhir Perang Dunia II namun sebelum perang Korea 1950-1953, melarang warga Korea Selatan secara terbuka memuji rezim Korea Utara.

Peraturan itu dikritik oleh sebagian besar kritikus liberal, yang mengatakan bahwa peraturan itu digunakan oleh pemerintah konservatif untuk mengekang politisi oposisi dan kebebasan berpendapat.

Di hadapan wartawan pada Sabtu setelah diperiksa oleh pihak berwenang imigrasi, Shin mengatakan bahwa ia dideportasi, “namun cinta saya kepada negara saya tidak dapat dihapus”.

“Saya akan mendoakan terciptanya perdamaian dan persatuan di tanah kelahiran saya dari kejauhan dengan cinta yang saya miliki untuk saudara-saudasa saya,” katanya.

0 komentar:

Posting Komentar