Senin, 06 April 2015

Sedang belajar Bhs. Korea

Sedang belajar Bhs. Korea

Jika kamupelajar, mahasiswa ataupun yang sedang mempelajari bahasa Korea baik di lembaga kursus atau belajar otodidak sudah selayaknya memiliki kamus untuk menunjang keberhasilan belajarmu. Mana mungkin kamu akan berkembang wawasan kata atau kalimat bahasa Koreanya jika pengetahuan kosa katamu terbatas. Ingat, semua pelajaran bahasa asing yang paling penting adalah luasnya wawasan dalam kosa kata. Mana mungkin kamu akan pintar bahasa Korea jika tidak memiliki kamus.
Jika kamu masih kesulitan menyusun kalimat Korea, memiliki sebuah Panduan Percakapan Bahasa Korea akan sangat membantumu memberikan gambaran kalimat atau kosa kata apa saja yang sering diucapkan orang Korea dalam kehidupan sehari-hari dalam berbagai situasi.

Butuh Kamus Bhs Korea

Butuh Kamus Bhs Korea

Kamu pusing nyari di toko buku dan susah mendapatkan kamus Korea yang dilengkapi tulisan hangul serta cara bacanya? Memang kebanyakan yang beredar di pasaran adalah kamus bahasa Korea tanpa disertai hangulnya. Tentu ini akan menyulitkan karena bila kamu hanya tahu kosa kata Korea tulisan latinnya saja tanpa tahu tulisan hangulnya maka rentan sekali terjadinya salah penafsiran karena dalam kosa kata Korea banyak kemiripan kata, sehingga bila salah tulisan hangulnya akan beda pula maknanya.
Solusi:Belilah kamus Korea yang disertai penulisan hangul serta cara pengucapannya sehingga kamu mudah mengetahui cara menulis hangulnya agar tidak terjadi kesalahan makna dalam penulisan ataupun ketika membacanya. Tentu akan lebih praktis jika kamu memiliki aplikasi kamus yang bisa dibuka di laptop atau HP androidmu sehingga bisa memudahkan untuk belajar kapanpun dan di manapun.

Artikel tentang korea

Korea adalah sebuah semenanjung yang di Asia Timur (di antara Tiongkok dan Jepang).[1][2][3] Korea terbagi menjadi dua negara, yakni Republik Korea (Korea Selatan) dan Republik Rakyat Demokratik Korea (Korea Utara) setelah Perang Dunia II pada tahun 1945.
Korea Selatan kemudian berkembang menjadi negara demokratis sementara Korea Utara berhaluan komunis. Bendera Persatuan Korea sering digunakan untuk merepresentasikan Korea pada ajang olahraga internasional, namun bendera tersebut bukan merupakan bendera resmi kedua negara.

Karena zaman dinasti-dinasti bersejarah sudah berakhir, istilah Korea saat ini didefinisikan berdasarkan gabungan 2 entitas yang terbagi oleh Garis Demarkasi Militer pararel 38, yakni Korea Utara, dan Korea Selatan. Semenanjung Korea di sebelah utara dibatasi oleh Republik Rakyat Tiongkok, dan Rusia di sebelah timur laut, serta Jepang di sebelah tenggara yang dipisahkan dengan Selat Korea.[2]

Minggu, 05 April 2015

Lambang Korea Selatan

Lambang Korea Selatan


Lambang negara Korea Selatan (Korea: 대한민국의 국장) terdiri atas lambang taeguk, simbol yang terdapat pada Bendera Korea Selatan dikelilingi lima mahkota bunga bergaya stilasi dan pita bertuliskan "Republik Korea" (Daehan Minguk), nama resmi Korea Selatan dalam aksara Hangul. Lambang taijitu melambangkan perdamaian dan keselarasan. Lima mahkota bunga melambangkan bunga nasional Korea Selatan yaitu bunga sepatu putih (Hibiscus syriacus). Lambang ini pertama kali digunakan pada tahun 1963.

Bendera korea selatan


Jumat, 03 April 2015

TANTANGAN PARA MUSLIM DI KOREA SELATAN

TANTANGAN PARA MUSLIM DI KOREA SELATAN




~Kalau denger kata Korea Selatan, pasti kalian langsung mikir tentang boyband girlband di Korea Selatan, kan? Kan lagi demamnya Hallyu. Tapi, kali ini saya bukan akan menceritakan kehidupan mereka. Nah, kali ini saya akan mengulas cerita mengenai kehidupan para muslim di Korea Selatan. Gimana sih kehidupan mereka mereka yang beragama Islam di Korea Selatan. Hemm … nggak bisa dibayangin susahnya kaya apa, karena di Korea Selatan itu kan gaya hidupnya sangat berbeda dengan budaya Islam, ya kan?. Menjadi muslim di Korea Selatan itu berarti harus siap jadi minoritas lho, dengan gaya hidup yang terlihat berbeda dari kebiasaan setempat .. nggak mudah jadi muslim di Korea Selatan. Penasaran? :D Semoga bermanfaaaat!~

TANTANGAN PARA MUSLIM DI KOREA SELATAN
            Kata “tidak mudah” barangkali belum cukup menjelaskan, jelas salah satu mahasiswa muslim berusia 23 tahun saat diwawancarai sebuah media online Islam, Hasna Bae. Hasna adalah salah satu dari 35 ribu Muslim asli Korea Selatan, dan 200 ribu Muslim imigran pekerja di Korea Selatan, (Wah banyak juga yah!).
            Yu Hyun-il, Presiden Islamic Students Association di Universitas Hankook University, Seoul yang mengatakan bahwa memilih makanan adalah masalah yang paling sulit. “Susah karena tidak bisa makan babi, dan hanya boleh makan daging yang disiapkan dengan cara khusus,” jelasnya. Saat makan di restoran, pilihan makanan terbatas pada sayuran dan ikan. Ketika berkunjung pun, Muslim sering disuguhi makanan yang mengandung unsur babi.
Umar Jung (47) satu – satunya muslim asli Korea di Jeongeup yang ke mana saja selalu membawa makanan dari rumah, karena susah mencari makanan halal kecuali di dekat 10 masjid di negara ini. Larangan meminum alcohol juga menjadi masalah bagi Umar. “Saya tidak pernah lagi diajak teman – teman untuk keluar  dan minum bersama. Kalau saya ikut dengan mereka,  lelaki yang masuk Islam karena berinteraksi dengan Muslim Pakistan yang bekerja di Korea Selatan.
Seorang pengusaha Muslim yang tidak mau disebut namanya, masih minum satu dua gelas alcohol. “Tidak mungkin melakukan bisnis disini tanpa minum,” keluhnya. Budaya minum memang sudah mengakar dalam kehidupan Korea Selatan. Kegiatan kantor, social, bisnis sering diselesaikan dengan minum bersama. Selain masalah minum bersama, kebiasaan shalat lima waktu juga membuat Muslim di Korea mendapat tatapan aneh. “Tidak mudah bagi bagi pekerja Muslim di Korea untuk shalat lima waktu sehari, apalagi mereka yang bekerja di pabrik dengan jam kerja 12 jam sehari,” ungkap Jewel Rana pengurus Masjid Ayang, 20 kilometer selatan Seoul.
Umar pun mengalami hal yang sama. Ia  menggabungkan shalat saat siang karena gerakan sujudnya sering membuat tidak nyaman orang Korea di sekitarnya. Setiap Sabtu, Umar shalat di masjid Raya Seoul yang berjarak 250 km dari rumahnya. “Saya bahagia bisa bertemu saudara seiman dan shalat bersama mereka,” ungkap Umar yang telah 5 tahun memeluk agama Islam tanpa diketahui keluarnya. Walaupun begitu, sampai saat ini kekhawatiran besar Muslim ialah sangka buruk terhadap Islam. Meski sejak sejak peristiwa 9/11 banyak yang menunjukkan ketertarikan terhadap Islam, sebagian besar orang Korea masih awam dengan agama ini.
Hasna menceritakan pengalamannya hingga memeluk Islam. Interaksi pertamanya dengan seorang Muslim ketika ia belajar bahasa Inggris di Amerika Serikat. Saat ingin masuk Islam, orangtua dan keluarga besarnya melarangnya meninggalkan agama Kristen. Mereka menekankan betapa bahayanya Islam dengan mengutip berbagai aksi terror dan kekerasan. Hasna pun menjawab bahwa tindakan kekerasan dan terorisme merupakan tindakan aksi kriminal yang ada di berbagai lapisan masyarakat, tanpa peduli latar belakang agamanya. “Saat ini tanggapan orang terhadap Islam sudah lebih baik. Memang sebagian mencerminkan cenderung tercengang, namun tidak memberikan pertentangan justru muncul rasa ingin tahu,” tutur Hasna.
Kehidupan Muslim di Korea memburuk saat Taliban menangkap 23 warga Korea yang mengunjungi Afghanistan pada 2007 dan membunuh dua orang diantaranya. Masjid diancam serangan bom, polisi pun berjaga setiap saat. Di sisi lain, kejutan ini membuat lebih banyak orang tertarik untuk mengetahui tentang Islam. Lee Ju-hwa, Direktur Departemen Dakwah Federasi Muslim Korea (FMK), menjelaskan, makin banyak orang yang membuka hatinya pada agama ini. “Sebelum ini, forum online penuh dengan tuduhan terhadap Muslim. Sekarang makin banyak yang mencoba melihat secara objektif, hingga sering terjadi debat yang keras dan dalam.” Walaupun hidup terasa berat bagi Muslim, muallaf Korea mengatakan mereka bangga dengan keputusan untuk masuk Islam. Bahkan Hasna bertekad tak akan menyembunyikan akidahnya saat mencari kerja nanti. “Saya tidak akan bekerja pada perusahaan yang tidak menghormati agama pegawainya.”
~ ~
Eh, kalian tahu nggak actor ganteng Korea Selatan Lee Ki Woo? Tahu dong kalau kalian emang K-poppers. Tenyata ia itu menjadi salah satu dari sekian banyak artis Korea Selatan yang memeluk agama Islam. Setelah memeluk agama Islam ini, Lee Ki Woo bilang kalau dirinya sangat senang masuk Islam dan ia enggak mau melalaikan ibadah shalat dan ibadah puasa lhoo .. Pastinya dong, apalagi kalau pas lagi bulan Ramadhan.
Kelas Agama dan Sekolah Islam
            Karena ketertarikan orang Korea Selatan terhadap agama Islam meningkat drastis pasca 9/11, Masjid Raya Seoul membuka kelas agama. “Karena banyak yang berkunjung ke sini untuk memuaskan keingintahuan mereka tentang Islam, kami mulai mengadakan kuliah umum tentang Islam untuk publik pada akhir pecan,” jelas Abdul Raziq Sohn, Presiden FMK. Masjid Raya Seoul di Itaewon ini menjadi salah satu tujuan local turis lhoo ... (Wah! :D).
            Untuk Muslim sendiri, Kim Hwan-yoon, Direktur Audit dan Inspeksi FMK mengaku persoalan utama saat ini adalah tidak adanya sekolah khusus Muslim di Korea Selatan. “Sulit bagi anak Muslim sekolah di Korea. Mereka diperlakukan seperti orang asing hanya karena mereka Muslim,” kata Kim. Di sekolah yang menyediakan makanan, pilihan jenis makanan, pilihan jenis makanan mereka membuat anak Muslim menjadi pusat perhatian. “Kalau anak kita kirim ke sekolah Internasional, masalahnya tetap ada karena sebagian besar sekolah itu basisnya Kristen,” tambah Kim. Permasalahan ini yang membuat FMK mulai mendirikan sekolah Muslim. Ide tersebut mendapat dukungan yang besar dari komunitas Muslim Korea.
~ ~ ~
~Dengan adanya artikel ini tidak membuat kita berpikiran negatif dong tentang Korea Selatan karena orang Korea sering memandang aneh terhadap agama Islam, tapi sudah terbukti kan, banyak juga Muslim – muslim di Korea Selatan. Nah, temen- temen sebagai sesama Muslim tentunya kita harus mendukung mereka – mereka, para Muslim di Korea Selatan. Hidup mereka di Korea Selatan itu sangat perjuangan lhoo.. Tetep semangat yah buat mereka, semoga dengan perbedaan gaya hidup seorang Muslim dengan kehidupan Korea, tidak membuat para Muslim di Korea goyah dan tetap teguh terhadap Islam. Amiin. Dan semoga, makin banyak Muslim di Korea serta di Negara lainnya :D Tengs~

Panduan Jalan ke Korea Selatan

Panduan Jalan ke Korea Selatan

 
Negara Ginseng, kimchi dan K-POP, istilah yang melekat khusus untuk negara Korea Selatan. Semakin lama semakin banyak orang Indonesia yang tertarik untuk mengunjungi negara ini, tidak lain karena ingin melihat sendiri budaya K-POP, atau bahkan napak tilas lokasi syuting drama Korea yang membuat penonton panas dingin kurang tidur. Kali ini JavaMilk buatkan artikel panduan jalan ke Korea!
Javamilk Korea Travel Guide
Artikel Panduan Jalan ke Korea ini akan ada beberapa halaman, silakan ikuti terus melalui link di bawah untuk panduan ke Seoul, panduan ke Jeju Island, dan panduan ke Nami Island.

Budget

Satu kata, Korea Selatan termasuk negara yang 'mahal', jadi naikkan budget travelling Anda jika ingin ke sini. Yang terbilang mahal adalah akomodasi, makan, hingga shopping barang seperti pakaian. Ingat rata-rata barang di sini adalah Made in Korea, bukan China. Kualitasnya memang lebih baik, tapi harga barangnya otomatis mahal.
Normalnya orang yang pada pakai tour Korea dari Indonesia. Harga tour ke Korea memang akan lebih murah dibanding jalan sendiri, tapi ingat biasa ada selipan ke tempat yang mestinya tidak kita kunjungi. Sebenarnya untuk jalan yang lebih bebas dan memorable kita bisa jalan sendiri, cukup pakai panduan Javamilk ini hehehe.

Mengurus Visa ke Korea

Visa dapat kita apply sendiri ke Kedutaan Besar Republik Korea di Jakarta (website). Cukup ikuti persyaratan dokumen lalu apply dengan mengisi form visa, tidak sulit dan seminggu juga jadi.

Tiket Pesawat ke Korea

Untuk full service airlines, harga memang lebih mahal (bisa USD 550-800) tapi kita mendapat kenyamanan berupa service, inflight entertainment, juga direct flight langsung dari Jakarta (CGK) menuju Seoul Incheon International Airport (ICN) :
Sedangkan jika ingin coba low cost airlines, pilihannya ada juga, syaratnya harus transit either di Singapore atau di Kuala Lumpur. Tiket murah ke Korea pakai pesawat LCC biasa sekitar Rp 2,2jt-Rp 3,5jt pulang pergi (belum sama bagasi, seat, etc).
  • Air Asia, via KL menuju Seoul Incheon, juga ada penerbangan ke Busan
  • Scoot, dari Singapore ke Seoul.
Pengalaman saya adalah menggunakan Korean Air (KE), pelayanannya memuaskan, ontime, dan ada in-flight entertainment gate-to-gate.

Incheon Airport

Incheon International Airport (ICN) terbilang airport baru, jadi design-nya modern dengan modal kaca di mana-mana. Sejak dibukanya airport ini, menjadi favorit transit penerbangan Asia menuju Amerika Utara bersaing dengan Tokyo dan Osaka.
Lokasi airport ini di luar kota, jadi kita harus sambung dengan bus atau kereta MRT untuk menuju pusat kota Seoul.
Jika kita akan lanjut connecting penerbangangan domestik (dengan KE, Jin Air, Jeju Air, dll) maka harus pindah ke airport lama yang namanya Gimpo Airport. Dari Incheon Airport menuju Gimpo juga pakai Metro kurang dari 30 menit.

Itinerary

Yang menjadi tempat wisata utama Korea Selatan ada beberapa tempat: IbukotaSeoul sendiri, Nami Island, Jeju Island, dan Mt. Sorak.
Biasa tour akan buat paket sekitar 6-8 hari, ini jalannya sudah ngebut dan waktu bebasnya sangat terbatas. Jadi kalau bisa usahakan jalan sendiri.
Kalau jalan sendiri harus spend lebih dari 1 minggu di negara ini, seperti Jeju Island perlu 2-3 hari, Seoul perlu setidaknya 3-4 hari. Sedangkan Nami Island bisa berupa daytrip dari Seoul.
Dermaga lokasi syuting
Winter Sonata di Nami
Island

Akses Internet

Untuk kebutuhan akses Internet selama di Korsel, sudah pernah saya tulis di artikel tersendiri di sini, intinya Anda bisa roaming pakai Telkomsel, tapi kalau untuk jangka panjang dan speed yang kencang sebaiknya sewa wifi router (Olleh Wifi Egg) atau beli nomor SIM lokal.

Muslim Travelers - Umat Muslim di Seoul, Korea Selatan


Program S2 atau kelas eksekutif Korea Selatan, Seoul

Program S2 atau kelas eksekutif Korea Selatan, Seoul


Ada ratusan diakui secara nasional kualifikasi profesional & pelatihan dari dunia penyelenggara pendidikan terkemuka. Kursus tujuan harus mengarah pada metode pengajaran dan minat siswa.
KURSUS
Program dapat berbeda banyak panjangnya. Mayoritas program penuh waktu tiga tahun, tetapi dapat bervariasi dari dua tahun untuk program yang paling sub-derajat enam tahun untuk kursus profesional, dan bahkan mungkin lebih lama untuk beberapa program studi paruh waktu.
Korea Selatan, secara resmi Republik Korea, adalah sebuah negara berdaulat yang terletak di bagian selatan Semenanjung Korea. Nama "Korea " berasal dari Goryeo, sebuah dinasti yang memerintah di Abad Pertengahan. Korea Selatan sekarang menjadi demokrasi liberal dan kekuatan ekonomi. Universitas-universitas yang komprehensif paling bergengsi adalah Seoul National University, Korea Advanced Institut Sains dan Teknologi, Universitas Yonsei, dan Universitas Korea.
Seoul juga disebut mega kota Korea Selatan karena memiliki lebih dari 10 juta penduduk. Seoul terletak di Provinsi Gyeonggi sebagai memiliki 25 distrik administratif. Ini adalah rumah dari banyak universitas bergengsi di Korea Selatan.
Kuliah Korea Selatan, Seoul. Dapatkan informasi mengenai sekolah, dan hubungi sekolah dalam 3 klik saja!

SBY Sekarang 'Berkantor' di Seoul

SBY Sekarang 'Berkantor' di Seoul

SBY dan Ibu Ani di Seoul.
SBY dan Ibu Ani di Seoul.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI ke-enam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sepertinya akan sering menghabiskan waktunya di Seoul, Korea Selatan (Korsel). Itu lantaran statusnya sebagai sebagai presiden Global Green Growth Institute (GGGI). GGGI adalah organisasi di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang sangat perhatian terhadap isu lingkungan.

"Bertolak menuju Seoul, Korea Selatan pada (14/11) dari Bandara Soekarno-Hatta, menjadi momen perdana bagi SBY hadir sebagai Dewan Umum sekaligus Presiden dari Global Green Growth Institute (GGGI). SBY berangkat ditemani istri tercinta Ibu Ani Yudhoyono. Cuaca di Seoul saat ini mencapai 7 derajat celcius, cukup dingin untuk suhu rata-rata penduduk daerah tropis," ujar SBY melalui akun Facebook-nya.

Lantaran tidak lagi menjadi orang nomor satu di Indonesia, SBY memiliki waktu luang lebih banyak. Selama di ibu kota Korsel tersebut, SBY juga menyempatkan jalan-jalan di sana. Uniknya, setiap foto yang menampilkan SBY dan Ibu Ani, keduanya selalu tidak lepas dari genggaman tangan.

"Tiba di Seoul, Korea Selatan, SBY dan Ibu Ani menyempatkan untuk berjalan-jalan menikmati kota Seoul yang cantik di musim gugur. Terlihat dari foto yang diunggah di akun instagram @aniyudhoyono, Ibu Ani menulis "Menyusuri Namdaemun-ro di musim gugur. Korea Selatan, 15 November 2014."

"SBY dijadwalkan mulai menjalankan tugas di GGGI pada bulan November tahun ini. GGGI yang bermarkas di Seoul, Korea Selatan merupakan organisasi di bawah PBB yang memiliki tujuan untuk meningkatkan semangat pertumbuhan hijau. Paradigma ini ditandai oleh keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan, utamanya di negara-negara berkembang."

MENGENAL KEBUDAYAAN KOREA SELATAN (SEOUL)

MENGENAL KEBUDAYAAN KOREA SELATAN (SEOUL)



Tentang Korea dan Sejarah Singkatnya 

Nama asli Negara korea adalah Taehan Min’Guk dengan luas wilayah 98.400 km² dan jumlah penduduk sebanyak 48.289.037 jiwa. Bentuk Negaranya adalah republik dengan kepala Negara Presiden, kepala pemerintahan perdana menteri, dan sistem pemerintahan presidensial terpusat. Ibu kota Korea Selatan adalah Seoul, dengan bahasa nasional Korea dan mata uang Korsel adalah Won. Kebanyakan penduduk Korea beragama Kristen, Buddha, dan Chongogyoisme. Lagu kebangsaan Korea Selatan adalah Aegukga.
 
Pada tahun 1945, di akhir perang dunia II, tentara Uni Soviet menduduki bagian utara Korea sedangkan tentara Amerika di bagian selatan. Setelah membuat perjanjian, Korea dibagi sejajar dengan garis lintang 38˚. Pada bagian selatan berdirilah Republik Korea, sedangkan di daerah utara didirikan Republik Demokratik Rakyat Komunis. Pada tanggal 25 Juni 1950, tentara Korea Utara menyerang Korea Selatan dalam upaya menyatukan Korea dibawah kekuasaan komunis. Korea Utara yang memakai persenjataan yang disediakan oleh Uni Soviet menang atas Korea Selatan. Akan tetapi, atas bantuan PBB, Korea Selatan diselamatkan atas kekalahan dan pertempuran pun diakhiri dengan gencatan senjata pada bulan Juli 1953. Sejak saat itu, berbagai perundingan yang dilakukan untuk menyatukan Korea selalu gagal.

Keadaan sosial budaya Korea Selatan

a) Budaya Perkawinan
Kebudayaan garis keluarga di Korea adalah berdasarkan atas sistem Patrilinial. Pria memegang peranan penting dalam kesejahteraan keluarga dan diwajibkan untuk bekerja. Wanita diperbolehkan untuk bekerja hanya kalau diperbolehkan oleh suami atau jika hasil kerja suaminya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Tugas utama wanita adalah untuk mengasuh anak dan menjaga rumah.
Budaya perkawinan Korea juga sangat menghormati kesetiaan. Para janda, jika suami mereka mati muda, tidak dizinkan menikah lagi dan harus mengabdikan hidupnya untuk melayani orang tua dari suaminya. Begitu juga yang terjadi pada seorang duda yang harus melayani orang tua dari istrinya walaupun istrinya tersebut mati muda.

b) Budaya dalam hal keturunan
Dalam budaya Korea, keturunan atau anak dianggap sebagai sebuah anugerah yang amat besar dari Tuhan. Oleh karena itu, setiap keluarga disarankan untuk memiliki paling tidak seorang keturunan. Oleh karena budaya yang amat menghormati anugerah Tuhan tersebut, aborsi yang bersifat sengaja akan diberikan hukuman yang amat, yaitu hukuman mati. Akan tetapi, secara hukum, tidak akan diadakan hukuman mati. Hukuman mati biasanya hanya dilaksanakan di daerah pedalaman Korea di mana adat masih berpengaruh secara kuat.
Pembagian harta warisan dalam budaya ini amatlah adil. Tanpa memperdulikan jenis kelamin, keturunan dari seseorang akan mendapatkan pembagian harta dengan jumlah yang sama dengan saudara-saudaranya. Akan tetapi, dalam prakteknya ini tidak selalu terjadi. Kebanyakan orang tua menyisihkan lebih banyak harta warisan kepada anak tertua mereka.

c) Budaya Makanan
Dalam budaya Korea, ada satu makanan khas yang memiliki suatu arti yang tidak dimiliki oleh makanan lainnya. Makanan ini disebut kimchi. Di setiap sesi makan, ketidakberadaan kimchi akan memberikan kesan tidak lengkap. Kimchi adalah suatu makanan yang biasanya merupakan sayuran yang rendah kalori dengan kadar serat yang tinggi (misalnya bawang, kacang panjang, selada, dan lain-lain) yang dimasak sedemikian rupa dengan bumbu dan rempah-rempah sehingga menghasilkan rasa yang unik dan biasanya pedas. Dalam kenyataannya (menurut hasil penelitian kesehatan WHO), jenis-jenis kimchi memiliki total gizi yang jauh lebih tinggi dari buah manapun.
Hal yang membuat kimchi menjadi makanan yang spesial ada banyak faktornya. Faktor pertama adalah pembuatannya. Kimchi (dalam hal ini adalah kimchi yang dihidangkan untuk acara-acara spesial, bukan kimchi untuk acara makan biasa dan sehari-hari) dibuat oleh wanita dari keluarga bersangkutan yang mengadakan acara tersebut dan hanya bisa dibuat pada hari di mana acara tersebut dilaksanakan. Semakin banyak wanita yang turut membantu dalam pembuatan kimchi ini, semakin “bermakna” pula kimchi tersebut. Faktor kedua, Kimchi juga merupakan faktor penentu kepintaran atau kehebatan seorang wanita dalam memasak. Konon katanya, jika seorang wanita mampu membuat kimchi yang enak, tidak diragukan lagi kemampuan wanita tersebut dalam memasak makanan lain. Faktor ketiga adalah asal mula kimchi. Kimchi pada awalnya dibuat oleh permaisuri dari Raja Sejong sebagai hidangan untuk perayaan Sesi.

d) Kebiasaan / Tradisi, Kesenian, dan Bahasa Korea Selatan
Ada sebuah tradisi / kebiasaan yang cukup terkenal di Korea. Tradisi ini dinamakan “Sesi Custom”. Tradisi sesi dilaksanakan sekali setiap tahun. Sesi adalah sebuah tradisi untuk mengakselerasikan ritme dari sebuah lingkaran kehidupan tahunan sehingga seseorang dapat lebih maju di lingkaran kehidupan tahun berikutnya. Tradisi Sesi dilaksanakan berdasarkan kalender bulan (Lunar Calender). Matahari, menurut adat Korea , tidak menunjukkan suatu karakteristik musiman. Akan tetapi, Bulan menunjukkan suatu perbedaan melalui perubahan fase bulan. Oleh karena itu, lebih mudah membedakan adanya perubahan musim atau waktu melalui fase bulan yang dilihat.
Dalam tradisi sesi, ada lima dewa yang disembah, yaitu Irwolseongsin (dewa matahari bulan dan bintang), Sancheonsin (dewa gunung dan sungai), Yongwangsin (raja naga), Seonangsin (dewa kekuasaan), dan gasin (dewa rumah). Kelima dewa ini disembah karena dianggap dapat mengubah nasib dan keberuntungan seseorang. Pada hari di mana sesi dilaksanakan, akan diadakan sebuah acara makan malam antar sesama keluarga yang pertalian darahnya dekat (orang tua dengan anaknya). Acara makan wajib diawali dengan kimchi dan lalu dilanjutkan dengan “Complete food session”.
Ada juga mitos lain dalam memperoleh keberuntungan menurut tradisi Korea, antara lain “Nut Cracking” yaitu memecahkan kulit kacang-kacangan yang keras pada malam purnama pertama tahun baru, “Treading On The Bridge” yaitu berjalan dengan sangat santai melewati jembatan di bawah bulan purnama pada malam purnama pertama tahun baru yang katanya dapat membuat kaki kita kuat sepanjang tahun, dan “Hanging A Lucky Rice Scoop” yaitu menggantungkan skop (sendok) pengambil nasi di sebuah jendela yang katanya akan memberi beras yang melimpah sepanjang tahun.
Kesenian tradisional di Korea, dalam hal ini musik dan tarian, diperuntukkan khusus sebagai suatu bagian dalam penyembahan “ lima dewa”. Ada beberapa alat musik tradisional yang digunakan, misalnya hyeonhakgeum (sejenis alat musik berwarna hitam yang bentuknya seperti pipa dengan tujuh buah senar) dan gayageum (alat musik mirip hyeonhakgum tetapi bentuk, struktur, corak, dan cara memainkannya berbeda dan memiliki dua belas buah senar).
Musik di Korea Selatan dibedakan menjadi 2 macam, yaitu musik Jeongak dan musik Minsogak. Musik jeongak atau yang biasa disebut musik istana adalah musik yang dahulu hanya dimainkan atau dipentaskan oleh masyarakat kelas atas. Sedangkan musik minsogak adalah musik yang biasa dimainkan oleh kebanyakan rakyat Korea dan tidak memandang siapa yang memainkannya.
Tarian tradisional yang cukup terkenal di Korea antara lain cheoyongmu (tarian topeng), hakchum (tarian perang), dan chunaengjeon (tarian musim semi) yang ditarikan sebagai tanda terima kasih kepada dewa Irwolseongsin dan dewa Sancheonsin atas panen yang berhasil.
Rumah tradisional Korea disebut Hanok. Hanok biasanya terdiri dari bagian dalam (anchae), bagian untuk pria (sarangchae), ruang belajar (sarangbang), dan ruang pelayan (haengrangbang). Masyarakat tradisonal Korea memilih tempat tinggal berdasarkan geomansi. Masyarakat Korea pun meyakini konsep Eum dan Yang (baik dan buruk) yang harus diseimbangkan untuk memilih suatu tempat tinggal. Selain itu, rumah yang dibuat harus berlawanan arah dengan gunung dan menghadap ke arah selatan. Rumah-rumah di Korea mepunyai alat penghangat bawah tanah yang disebut Ondol.
Bahasa yang digunakan di Korea adalah bahasa Korea. Penulisan bahasa Korea dinamakan Hangeul. Hangeul diciptakan oleh Raja Sejong pada abad ke 15. Hangeul terdiri dari 10 huruf vokal dan 14 konsonan yang bisa dikombinasikan menjadi banyak sekali huruf-huruf dalam bahasa Korea. Hangeul sangat mudah dibaca dan dipelajari. Hangeul juga dianggap sebagai bahasa tulisan yang paling sistematik dan scientific di dunia.

Kebiasaan Unik Orang Korea

Indonesia sedang dilanda demam K-Pop sehingga budaya Korea Selatan pun perlahan-lahan mulai masuk. Mulai dari drama Korea sampai ke lagu-lagu K-Pop. Semua hal tersebut membawa budaya Korea Selatan dengan hal-hal unik yang dilakukan oleh orang Korea Selatan pun diadaptasi ke Indonesia. Anda yang penasaran dengan fakta unik orang Korea Selatan, berikut beberapa hal yang mungkin sudah sering Anda lihat di drama Korea Selatan dan mungkin sudah sering Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari karena sering menonton drama Korea.
1. Orang Korea rata-rata berteperamen tinggi. Mereka menganggap biasa untuk memaki dan berbicara keras pada bawahan.
2. Hampir semua produk kosmetik wanita di Korea yang menjadi modelnya adalah pria. Tidak tahu kenapa pria-pria imut itu mau menjadi model kosmetik wanita di Korea?
3. Orang Korea Selatan sangat menggilai gadget. Jadi ketika Anda berjalan-jalan di Korea baik di trotoar, subway dan tempat lainnya, orang Korea pasti akan selalu memegang handphone, tv pocket yang bahkan dilengkapi dengan headset. Tetapi jika Anda bertanya jalan, mereka akan segera membuka GPS pada ponsel bagi Anda.
4. Menggendong orang mabuk. Mungkin Anda pernah menonton drama Korea Lovers in Paris, maka pasti Anda ingat dengan adegan Shuh-yuk menggendong Tae-young ketika mabuk. Itu adalah kebiasaan orang Korea. Mengapa begitu? Karena tempat perberhentian bus di sana tidak pas di depan bus tetapi harus ke terminal, jika naik taksi mahal dan tidak bisa sembarangan menyetop.
5. Orang Korea memiliki fakta unik yakni mereka punya kebiasaan makan mie langsung dari panci. Tidak heran juga karena panci yang digunakan oleh mereka adalah panci kuningan sehingga lebih cepat dingin dan kata orang Korea lebih terasa kekeluargaan.
6. Kebiasaan gosok gigi. Coba perhatikan pada setiap drama Korea yang Anda tonton, hampir selalu ada adegan menggosok gigi sambil ngomong atau sambil bernyanyi.
7. Di Korea, bermesraan di depan umum adalah sesuatu yang biasa. Kalau Anda berjalan-jalan di Korea, jangan heran ketika melihat pasangan bergandengan tangan bahkan berpelukan. Bahkan pasangan-pasangan yang ada di Korea Selatan menganggap wajib untuk mengenakan baju couple.
8. Orang Korea jarang makan dengan tangan karena dianggap kurang sopan.
9. Dalam menerima atau menyerahkan sesuatu harus selalu dengan dua tangan.
10.Orang Indonesia maupun orang Korea menganggap kontak mata sebagai pantangan dan tidak boleh dilakukan kepada orang yang dihormati atau lebih tua.
11.Di Indonesia untuk menunjukkan sesuatu dengan sopan (menunjukkan sesuatu kepada orang yang lebih tua) menggunakan ibu jari, sedangkan di Korea menunjuk sesuatu dilakukan dengan jari telunjuk.
12. Kebanyakan cowok korea tuh lebih perasa , romantis ,penyabar dan rapuh hatinya daripada ceweknya..
13.Dalam kehidupan sehari-hari, berjabat tangan juga lazim di lakukan orang-orang Korea. Sebagai bentuk salam, umumnya orang Indonesia menggunakan jabat tangan dan cium pipi, sedangkan di Korea membungkukkan badan dan jabat tangan. Dalam hal jabat tangan terdapat perbedaan pula antara Indonesia dan Korea. Di Indonesia umumnya yang muda mengajak jabat tangan, sedangkan di Korea yang muda menunggu ajakan jabat tangan dari yang tua.
14. Orang-orang Korea biasa memberikan salam saat perkenalan, sebelum makan, sesudah makan, ketika berpamitan, ketika tidur, dll, dengan cara menganggukkan kepala dan sedikit membungkukkan badan. Kepala di tundukkan sekitar 30-60 derajat selama 2-3 detik. Ini di lakukan ketika menyampaikan salam hormat kepada orang yang lebih tua atau di tuakan. Semakin dalam kita menundukkan kepala, berarti salam yang kita sampaikan semakin hormat. Ungkapan maaf juga biasanya di sertai dengan gerakan menundukkan kepala.
15. Warga Korea selatan dinobatkan sebagai warga paling stress di Dunia karena 81% dari penduduk korea mengalami stress setiap harinya makanya banyak banget warga korea yang demen BUNDIR (Bunuh Diri) karena kehidupan korea yang keras.

Keuntungan Sekolah di Korea Selatan

Buat siapapun pendidikan adalah segalanya, apalagi jika bisa melanjutkan pendidikan ke luar negeri, jika kalian sampai saat ini masih bingung memilih sekolah luar negeri dimana, tak ada salahnya untuk mencoba mengenyam pendidikan di Korea Selatan. Oia, semenjak Korean Wave melanda di Indonesia jumlah pertukaran pelajar dan juga pariwsata Korea sangat meningkat pesat. Nah jika kalian ingin bersungguh-sungguh untuk bisa mengemban ilmu di Korea Selatan dan bukan hanya mengikuti trend Korean Wave semata, tentunya banyak hal menarik yang bisa kalian temui. Nih, saya punya beberapa point penting keuntungan ketika kalian memutuskn untuk melanjutkan sekolah ke Korea Selatan.

Iklim Korea yang Staregis

4 Iklim di Korea yagng bisa memicu semangat belajar lebih giat lagi. Nah jika melihat kesudut kampus kalian jangan heran melihat semangat belajar mahasiswa Korea yang tak kenal beragam musim yang menghadang. Buat mereka juga tidak sungkan untuk belajar berkelompok bersama, asal buat kalian yang masih kebiasaan mencontek alangkah baiknya segera dihilangkan karena mahasiswa Korea sangat mandiri dan belajar dengan sungguh-sungguh.

Menikmati Wisata Kuliner Dongdaemun Seoul Korea Selatan

Hai sobat , saat kalian liburan atau berwisata ria, kira-kira hal apa yang paling umum gemar kalian lakukan? maksud saya adalah hal apa yang paling sering anda ingin lakukan atau tertarik dalam mengunjungi suatu tempat wisata? apakah melihat pemandangan panorama alam dan arsitektur bangunan yang indah? atau kalian lebih cenderung lebih suka berbelanja shoping pakaian branded dan juga berbagai produk elektronik? atau kalian lebih gemar mencoba beraneka ragam masakan yang ada didaerah, kota ataupun negara lain?

Nah sobat corner, kali ini saya ingin menceritakan tentang perjalanan wisata saya di Seoul Korea Selatan pada hari yang kedua. tema kita adalah wisata kuliner makan-makan xixixi.... Hmm... kurang lengkap rasanya bila kita berwisata dan tidak mencicipi aneka masakan kuliner daerah atau kota yang kita kunjungi. Saat malam tiba, saya dan rombongan beranjak dari hotel tempat kami menginap dan menujuDongdaemun Market (pasar dongdaemun) yang merupakan pusat tempat wisata kuliner yang sangat ramai dikunjungi pelancong dari mancanegara dan penduduk lokal ini.

Dongdaemun yang sebagai pusat bisnis di Seoul Korea Selatan, tidak hanya menjual berbagai aneka masakan kuliner, disini juga terdapat berbagai macam toko fashion, toko make up, dan toko-toko kerajinan lainnya. apalagi kalau anda mengunjunginya saat malam hari tiba, sungguh suasana yang ada mampu membius mata anda. sungguh suatu tempat yang layak dan wajib anda kunjungi bagi anda yang gemar shoping ataupun penggemar makanan.

Sesampainya saya di Dongdaemun dan melihat banyak sekali pedagang kaki lima dan pertokoan yang menjual beraneka ragam masakan dan cemilan membuat lidah saya menjadi tergoda untuk mencicipi masakan yang di jual mereka, eits.. tetapi bagi sobat yang beragama muslim harap bertanya dahulu yach kepada pedagang si penjualnya, karena sebagian makanan yang mereka jual, ada yang mengandung babi dan semacamnya yang bagi kita umat muslim haram untuk memakannya. sebagian pedangan ada yang dapat berbahasa inggris dan bila kalian susah dalam berbahasa atau tidak ada guide yang mendampingi, pakai bahasa tubuh juga boleh... hihihi...

Berikut beberapa gambar dan suasana pasar dongdaemun:

gambar pedagang kali lima menjual aneka ragam kue:


gambar pedagang kali lima menjual aneka masakan daging:


gambar pedagang kali lima menjual salad dan buah-buahan:


gambar restoran menjual aneka masakan gorengan:


gambar pedagang kali lima menjual aneka masakan seafood:







gambar pertokoan yang menjual beragam pakaian dan aksesoris lainnya:




xixi... ada sinchan lagi promo diskon....



gambar keramaian pengunjung pada malam hari:



hayo tebak ini asli apa bukan?

  
Setelah puas berkeliling melihat dan mencoba mencicipi beragam aneka masakan yang dijual di dongdaemon ini, saya dan rombongan memutuskan untuk makan makanan yang berat sembari merentangkan kaki untuk beristirahat sejenak. huhuhu... panas asap kuah sup membuat lidah saya udah ngiler duluan hihi... makan dulu yach sobat, umm,, Korean ginseng chiken sup.. nyam.. nyamm... xixixi....